Berlalu Begitu Cepat
Kuterimakan berita
Yang tak kusangka perihalnya
Diawal ku tak percaya
Haruskah usia berlalu cepat
Tak mampu menghindar
Tak mampu mendusta
Kenyataan jelas terkira
Ku hanya mampu panjatkan doa
Dan ucapan belasungkawa
Namun tak dapat rasakan
Syukurnya makna bernyawa
Mengapa usia berlalu begitu cepat
Sedang tak sempat
Ku menyapa
_Puisi ini Sany buat untuk Arief Saputra Sos 3, seorang teman yang Sany-pun tak kenal dekat dengannya. Namun Sany ikut berduka cita atas kepergian Arief a.k.a komeng yang begitu cepat. Tiada yang dapat mengira umur manusia, hanya Tuhan Yang Maha Tahu. Semoga amal baik komeng diterima dan mendapat tempat disisi Tuhan Yang Maha Esa dan untuk keluarga, sahabat, teman seperjuangan serta mantan dan kekasihnya diberi ketabahan. Amien_

July 5th, 2005 at 9:50 am
ketek ikut berduka cita.
oh iya, sany, udah dipost puisinya.
November 28th, 2005 at 5:11 am
hey dear san… i’m so sad to read what u’ve written there… i’m so touched… and aku gak tau udh te;at banget kali yaa tapi aku jg turut berduka cita dan semoga tiap2 kata doamu didengar oleh Tuhan YAng MAha Esa….
hmm, makes me feel like appreciating more about this short life… and make the most of my days eventhough not all days seem happy… : ) take care…..
December 6th, 2005 at 5:02 am
hehehehe..
padahal masih amatiran ni gw..??
ternyata ad yg tersentuh juga..
dikomersilin ah…heeuehehue